Rabu, 15 Agustus 2018

Dadakan, Sie Propam Polres Bojonegoro Adakan Pemeriksaan Kelengkapan Anggota Dan Urine

Bojonegoro - Sie Propam Polres Bojonegoro pada hari Rabu (15/08/2018) pagi tadi secara mendadak adakan pemeriksaan kelengkapan serta urine anggota dan ASN Polri. Kelengkapan anggota yang diperiksa meliputi seluruh surat kelengkapan berkendara, surat kelengkapan pribadi serta sikap tampang anggota sebagaimana anggota Polri ASN Polri, sedangkan untuk pemeriksaan urine bertujuan untuk mencegah anggota dan ASN Polri ikut dalam penyalahgunaan narkotika.

Kapolres Bojonegoro kepada tribratanewsbojonegoro.com mengatakan bahwa tujuan dilakukan pemeriksaan secara mendadak terhadap anggota Polres Bojonegoro, agar para anggota taat terhadap aturan yang mengikat sebagai anggota Polri. Selain itu juga, dengan dilaksanakan secara mendadak juga anggota tidak ada yang dapat mencari alasan sekaligus menghindar dari pemeriksaan.

"Dengan diadakannya pemeriksaan ini secara mendadak dan berkala, diharapkan anggota tetap taat terhadap aturan yang mengikat sebagai anggota Polri", ucap Kapolres.

Dari hasil pemeriksaan kelengkapan anggota, didapati 1 orang ASN Polri memiliki SIM yang habis masa berlakunya, 1 orang anggota Polri tidak memiliki SIM, 2 orang anggota Polri memiliki STNK sepeda motor yang habis masa berlakunya dan 1 orang anggota Polri memiliki jenggotnya panjang hal tersebut tidak tidak sesuai dengan sikap tampang sebagai anggota Polri. Sementara itu, dari hasil pemeriksaan urine tidak didapati anggota yang terindikasi penyalahgunaan dan mengkonsumsi narkotika.

"Karena hanya melanggar administrasi, kami hanya memberikan tindakan dengan tindakan disiplin dan wajib mengurus surat kelengkapan berkendara", jelas Kapolres.

Kamis, 02 Agustus 2018

Senin, 16 Juli 2018

Pengamat Pertanahan : Foto Copy Tidak Dapat Di Jadikan Barang Bukti Pengadilan

Pangkalan Bun, - Eksekusi Tanah Ahli Waris Alm. Brata Ruswanda dan pemasangan plang papan nama yang dilakukan anggota Satuan Polisi Pamong Praja  (Satpol PP) Kobar, di area lahan balai benih di Jalan Padat Karya Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan (Arsel) Kabupaten Kobar, yang dilakukan beberapa hari lalu, Jumat (6/7)  dan membuat suasana kala itu ricuh, membuat tanggapan dari berbagai kalangan.

Salah satunya Iman Santoso, SH, MH Humas Pengadilan Negeri Kelas IB Pangkalan Bun menilai bahwa apa yang dilalukan Pemda Salah.

"Dalam kasus ini pengadilan tidak punya wewenang untuk mengeksekusi Tanah Alm. Brata Ruswemda, dan kalau posisi Obyek (Tanah) sudah dikuasai oleh Pemda, seharusnyaTergugat (Pemda-red) tidak perlu mengeksekusi Tanah tersebut, Pemda seharusnya menyelesaikan dengan persuasif dan membicarakan dengan ahli waris dan dibicarakan dengan baik-baik sehingga akan ada penyelesaian atau kesepakatan antar kedua belah pihak", ujar Iman Santoso yang juga menjabat Hakim di Pangkalan Bun saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa(10/7).

Ditempat terpisah, Darussalam Pengamat Pertanahan menilai Langkah yang dilakukan Pemda sangat salah dan tidak dapat dibenarkan apalagi ada dugaan pemalsuan SK Gubenernur dalam persidangan dan bukan bukti asli sebagai barang bukti.

"Dalam persidangan foto copyan tidak dalam menjadi barang bukti, harus menggunakan barang bukti asli, dan Hakim seharusnya menolak jika ada barang bukti yang bukan asli", tandas Pria yang kerap disapa Bang Salam

Bang Salam menambahkan soal eksekusi Pemda Kobar tidakan yang tidak benar, karena Ahli Waris masih melakukan upaya hukum, tanah yang masih dalam proses hukum, pengadilan atau pemda harus menunggu sampai selesai proses hukumnya.

Menurut Pria yang sudah malang melintang di Bidang Pertanahan menganggap seharusnya Presiden turun tangan mengingat banyaknya kasus tanah yang tak kunjung ada penyelesaian dari Perintah Daerah dan Pemerintah Pusat.

"Keluarga Ahli Waris masih berjuang ke Komnas HAM, Ke Kemenko Polhukam dan sedang proses pelaporan ke Polda Kalsel atas dugaan pemalsuan SK Gubermur Kalteng, jika terbukti Palsu maka masih ada upaya hukum yang bisa diperjuangkan, dan rumitnya kasus tanah di Indonesia seharusnya Presiden mencarikan solusi terbaik sebab soal tanah adalah masalah yang paling kompleks dan tak kunjung ada penyelesaiannya", kata Mantan Staf Ahli Kapolda Lampung Bidang Agraria dan Pertahanan ini.

Sumber/Penulis : Zandre Badak

Minggu, 06 Mei 2018

Kapolres Gresik Jamin Keamanan Pemain Dan Offisial Arema Jelang Derby Jatim Vs Tuan Rumah Persebaya


Gresik – Jelang laga pertandingan Persebaya vs Arema FC yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si intensif berkoordinasi dengan seluruh komponen serta stake holder yang akan dilibatkan dalam pengamanan. Seperti yang terlihat pada hari Sabtu (05/05/2018) sore tadi, Kapolres berkoordinasi dengan Dir Pam Obvit Polda Jatim sekaligus mengecek tempat menginap kesebelasan Arema FC menginap di Hotel yang berada di wilayah Gresik.


Kepada media ini, Kapolres yang usai meninjau langsung hotel tempat Arema FC dan memimpin langsung rapat bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, mengatakan bahwa sebagai wilayah yang Hotel tempat kesebelasan Arema FC, dimana merupakan tim tamu Persebaya berada di Gresik ingin di wilayah Gresik tetap kondusif serta menjamin keamanan bagi seluruh anggota dan tim Arema FC

“Karena tempat menginapnya di wilayah kami, kami ingin menjamin keamanannya semua”, tegas Kapolres.


Selain itu terhadap pengamanan sporter dan penonton pertandingan yang datang dari wilayah Gresik, Kapolres tidak ingin kecolongan sedikitpun terhadap ganguan maupun kejadian yang diakibatkan dari ulah sporter maupun penonton dari Gresik. Dalam pengaman nantinya memakai skema untuk pergeseran pemain akan di amankan secara khusus oleh Kapolrestabes Surabaya, sedangkan Polres Gresik akan menerjunkan personelnya diperbatasan Gresik dan Surabaya.


“Kami akan all out dan over estimate dalam memberikan pengamanan”, pungkas Kapolres.

(Humas Polres Gresik)

Sabtu, 24 Maret 2018

Pernyataan Bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

Rasa syukur selalu kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah senantiasa menjaga sekaligus melindungi bangsa Indonesia. Atas berkah kasih sayang dan rahmat-Nya semata kita semua, seluruh komponen bangsa Indonesia, masih bisa saling merasakan kedamaian hidup di Bumi Pertiwi tercinta kita Indonesia. Sholawat serta salam selalu kita haturkan ke hadirat Rasulullah Muhammad SAW yang senantiasa membimbing dan memberikan teladan bagi kita semua.

Kami Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah) sebagai bagian dari organisasi umat beragama hari ini berkumpul tidak lain memiliki maksud dan tujuan untuk melakukan tiga hal: Pertama, terus menerus menyerukan saling tolong menolong melalui sedekah dan derma. Kedua, menegakkan kebaikan. Ketiga, mengupayakan rekonsilisasi atau perdamaian kemanusiaan.

Parameter dan ukuran sehatnya sebuah bangsa dan negara salah satunya bisa dilihat dari tegak dan kokohnya tali persaudaraan kebangsaan, ekonomi yang tumbuh merata, akses pendidikan yang mudah, terbukanya ruang-ruang dalam menyampaikan pendapat, serta tegaknya hukum sebagai instrumen untuk meraih keadilan. Bangsa yang kuat dan sehat juga tercermin dari semakin berkualitas dan berdayanya masyarakat sipil. Berkaitan dengan hal tersebut, PBNU dan PP Muhammadiyah menegaskan:

Pertama, NU dan Muhammadiyah akan senantiasa mengawal dan mengokohkan konsensus para pendiri bangsa bahwa Pancasila dan NKRI adalah bentuk final dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Indonesia adalah Negara yang memiliki keanekaragaman etnis suku, golongan, agama yang tetap harus dijaga dalam bingkai perstuan dan kesatuan bangsa.

Kedua, NU dan Muhammadiyah secara pro aktif terus melakukan ikhtiar-ikhtiar bagi peningkatan taraf hidup dan kualitas hidup warga terutama mengembangkan pendidikan karakter yang mengedepankan akhlakul karimah di semua tingkatan atau jenjang pendidikan serta penguatan basis-basis ekonomi keumatan dan juga peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Ketiga, NU dan Muhammadiyah menyeru kepada pemerintah agar bersungguh-sungguh dalam upaya mengurangi angka kemiskinan dan mengurangi angka pengaguran serta melakukan upaya-upaya yang terukur agar kesenjangan ekonomi dan sosial segera teratasi dengan baik.

Keempat, mengimbau kepada seluruh warga NU dan Muhammadiyah agar bersama-sama membangun iklim yang kondusif, suasana yang kondusif dalam kehiduapan kemasyarakatan dan keberagamaan di tengah era sosial media yang membutuhkan kehatian-hatian yang lebih. Mengingat bertebarannya pelbagai macam informasi hoaks, ujaran kebencian dan fitnah yang berpotensi mengganggu keutuhan bangsa. NU dan Muhammadiyah berkomitmen untuk menghadirkan narasi yang mencerahkan melalui ikhtiar-ikhtiar dalam bentuk penguatan dan peningkatan literasi digital sehingga terwujud masyarakat informatif yang berkahlakul karimah.

Kelima, memasuki tahun 2018, di mana kita akan menghadapi apa yang diistilahkan sebagai tahun politik maka marilah kita bersama-sama menjadikan ajang demokrasi sebagai bagian dari cara kita sebagai bangsa untuk melakukan perubahan-perubahan yang berarti bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Hendaknya dalam demokrasi perbedaan jangan sampai menjadi sumber perpecahan. Perbedaan harus dijadikan sebagai rahmat yang menopang harmoni kehidupan yang beranekaragam. Karena demokrasi tidak sekedar membutuhkan kerelaan hati menerima adanya perbedaan pendapat dan perbedaan pikiran, namun demokrasi juga membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan cinta kasih antar sesama.

Jakarta, 23 Maret 2018/5 Rajab 1439 H

والسّــــــــــــلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA.
Ketua Umum PBNU

Dr. H. Haedar Nashir
Ketua Umum PP Muhammadiyah

Sumber/Penulis : Erlangga’90

Jumat, 23 Maret 2018

Menjaga Indonesia Di Media Sosial

Akankah Indonesia bubar di tahun 2030 seperti disampaikan oleh seorang Ketua Partai Oposisi Pemerintah? Yang dikatakannya sebagai analisis intelijen dan beliau meyakini bahwa negara-negara lain sudah membuat analisis-analisis bubarnya Indonesia di tahun 2030.

Seandainya analisis intelijen itu bukan fiksi, tentunya Julian Assange tak perlu menunggu lama untuk mengumbarnya di Wikileaks yang legendaris itu. Jika diproyeksikan secara ekonomi, kecenderungan politik, dan energi kebangsaan yang kita punya, tentu ucapan tersebut terdengar seperti lelucon.

Karena sejarah membuktikan, kita mampu melewati berbagai badai krisis terhitung sejak Indonesia merdeka. Dan kita masih bangga menjadi bangsa Indonesia sampai hari ini.

Namun perlu dicermati fenomena sekarang yang sedang terjadi dan bergemuruh berpotensi menjadi besar, yaitu pengaruh media sosial yang sudah menjadi “Kitab Suci” oleh sebagian masyarakat (dan sepertinya semakin meluas), apapun yang ada di linimasa seluruh media sosial dianggap benar dan diimani kebenarannya (bukan hanya diyakini).

Mungkin benar, bisa saja Indonesia bubar di tahun 2030 jika fenomena antem-anteman di seluruh linimasa media sosial terus berlangsung dengan intensitas seperti sekarang ini dan sepertinya kecenderungannya semakin masif dan parah.

Anggap saja ucapan tersebut sebagai warning bahwa perpecahan yang terjadi saat ini harus segera diakhiri. Hoaks, ujaran kebencian, berita bohong, harus segera dibersihkan dari ruang publik kita, agar potensi-potensi yang akan merusak kesatuan kita sebagai bangsa bisa diminimalisir.

#IndonesiaDamai

Penulis/Sumber : Erlangga’90

Kamis, 22 Maret 2018

Mapolres Sampang Bersama Instansi Terkait Deklarasikan Anti Hoax, Komitmen Tertib Berlalu Lintas Dan Pemilukada Aman

Mapolres Sampang - Mapolres Sampang dengan Kodim 0828 Sampang beserta Instansi Pemerintah Kab. Sampang melaksanakan kegiatan rutin berolah raga tiap hari Jumat tanggal 23 Maret 2018 sekira pukul 06.00 Wib sampai dengan pukul 09.00 Wib bertempat di Mapolres Sampang.

Yang hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman, S.H., S.I.K, M.H, Dandim 0828 Sampang Letkol Inf. Indrama Bodi, S.Pd, Waka Polres Sampang Kompol Suhartono, S. Ag, Kasdim 0828 Sampang Mayor Inf. Kukuh. WP, Kepala cabang BRI Sampang Bani Indro, Kepala Kemenag Sampang Drs. H. Djuhaidi, M.M, Anggota Polres Sampang, Anggota Kodim 0828 Sampang, Anggota Satpol PP Pemkab. Sampang, Perwakilan OPD Kab. Sampang dan Perwakilan karyawan Bank se-Kab. Sampang.

Dalam kegiatan olah raga kali ini sangat berbeda dari biasanya. Rangkaian kegiatan hari ini dibuka dengan Doa oleh Bripka Anto Sureski, Deklarasi Anti Hoax dan Pilkada serentak damai dengan Ikrar bersama yaitu "Kami indonesia, Kami Anti Hoax, Kami anti ujaran kebencian, NKRI harga mati dan Beda pilihan wajar kor jek atokaran". Penandatanganan komitmen bersama tertib berlalu lintas oleh Kapolres Sampang, Dandim 0828 Sampang dan perwakilan Instansi Pemerintah, Pukul 06.25 Wib Pelepasan JJS oleh Kapolres Sampang dg rute Polres Sampang menuju Jl. Jamaluddin-Jl. Wijaya Kusuma-Jl. KH. Wahid Hasyim dan kembali finish di Mapolres Sampang, Pukul 06.40 Wib peserta JJS tiba di Mapolres Sampang dilanjutkan senam bersama, Pukul 06.50 senam bersama selesai dilanjutkan hiburan electone.

Sementara dalam sambutan Kapolres Sampang mengatakan, "Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan olahraga bersama dalam keadaan sehat, terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir pada acara hari ini. Kami dalam pengamanan Pilkada tidak bisa melaksanakan sendiri namun butuh dukungan rekan dari TNI dan seluruh instansi yg lain. Dalam pelaksanaan kegiatan ini kita berbeda-beda seragam namun kita tetap bisa bersama. Hal ini menunjukkan Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI harga mati. Penghormatan kepada Dandim 0828 Sampang yg akan pindah ke tempat tugas yg baru dg karpet merah".

Dan dalam sambutan Dandim 0828 Sampang mengatakan, "Terimakasih atas kegiatan bersama seperti ini, saya sgt terharu dan semuga Kab. Sampang tetap kompak seperti ini, tidak ada satu kegiatan yg bisa kita laksanakan dg maksimal tanpa dilakukan bersama, dari awal disini Saya komitmen dengan Forkopimda akan melaksanakan tugas mengamankan Kab. Sampang bersama, Insya Allah sebentar lagi saya akan pindah tugas ke Mabes TNI bagian staf Teritorial yang akan membawahi 3 angkatan, Saya sangat terharu dengan penghormatan dari Kapolres Sampang dan Saya berdoa semuga kita selalu diberkati Allah SWT dan selalu kompak".

Adapun maksud kegiatan ini adalah untuk menjaga kekompakan dan persaudaraan seluruh instansi utamanya dalam pelaksanaan tugas pengamanan tahapan Pemilukada Kab. Sampang.

Sumber : Wakapolres Sampang

Dadakan, Sie Propam Polres Bojonegoro Adakan Pemeriksaan Kelengkapan Anggota Dan Urine

Bojonegoro - Sie Propam Polres Bojonegoro pada hari Rabu (15/08/2018) pagi tadi secara mendadak adakan pemeriksaan kelengkapan serta urine a...